25 Februari 2018 : Saat Wacana Menjadi Aksi

Sejak bulan November 2017 wacana untuk lebih melejitkan unit kelas latihan dengan fokus kesehatan telah mulai bergulir antara Coach Dicky Zainal Arifin (DZA) dan para komisioner Manajemen Terapi Holistik Indonesia (MTHI).  Salah satu pokok bahasan yang difollow up adalah event Sayang Heulang 1 April 2018 yang segera akan dijelang, proses – proses selanjutya membuahkan kesepakatan untuk melejitkan kelas fokus kesehatan : Vallgara Sagara Tanaga yang akan di luncurkan secara resmi 25 Februari 2108 ini di event Defib & Dorphall Acceleration (DDA) Cikole.

Seperti halnya setiap hal baru tentunya ada hot gossip yang mengikuti. Berikut 5 gosip panas mengenai Defib and Dorphall Acceleration @ Cikole.

1

(fakta) Coach DZA Akan Turun Langsung Melatih

Ini merupakan fakta, Coach DZA telah mempersiapkan metode latihan menggunakan frekuensi khusus (defib) yang spesial digunakan pertama kalinya di latihan kali ini sehingga tentunya beliau langsung yang akan memimpin latihan di dorphall cikole. Salah satu bukti keseriusan Coach DZA adalah dengan MENGUNDANG LANGSUNG para vardazha (murid) ke latgab 11.02.2018 yang merupakan latihan persiapan (pra event) untuk latihan cikole. Agar semua memiliki kesempatan melatih terlebih dahulu energi 2 Gradz (2G), menyelaraskannya dengan keunikan energi tiap orang, sehingga dapat memetik manfaat maksimal di latihan cikole.

Defib merupakan frekuensi (audio) sehingga untuk memaksimalkan latihan setiap peserta perlu untuk dapat mendengarkan dengan jelas. Sehingga arahan dalam latihan Defib & Dorphall Acceleration Cikole adalah :

  1. Disediakan area khusus bagi peserta yang tidak ikut berlatih dan anak – anak yang belum dapat mengikuti latihan dengan baik. Mohon kebesaran hati untuk mengikuti arahan panitia dalam nuansa menghormati peserta yang berlatih.
  2. Manfaatkan kesempatan sebelum latihan inti untuk berlatih, manfaatkan dorphall cikole sehingga saat latihan inti dimulai peserta telah memiliki tingkat energi dan terutama fokus yang cukup.

Mari bersiap dan berlatih,  tunjukkan bahwa kita layak disebut sebagai vardazha oleh Coach DZA.

2

(hoax) Defib & Dorphall Acceleration Hanya Untuk Yang Mengikuti Latgab 11.02.2018

Bahwa Latgab 11.02.2018 adalah pra event dari Defib & Dorphall Acceleration (DDA) Cikole dengan tujuan mempersiapkan peserta untuk maksimal berlatih di DDA adalah sebuah fakta. Dengan adanya latgab 11.02.2018 maka minimal sesi penguatan energi deteksi, pengobatan, dan grounding selama 90 menit tidak lagi diperlukan saat DDA, sehingga di DDA Coach DZA dapat menggunakan 90 menit alokasi waktu untuk mulai membimbing vardazha untuk mulai mengupas lapisan demi lapisan materi, mendalami dan berproses selangkah mendekati inti.

Jadi jika kakak merasa “merugi” tidak dapat hadir di latgab 11.02.2018 sangat wajar dan maaf ya kak, memang kakak rugi dan kami tidak akan menghibur kakak dengan kalimat manis yang membesarkan hati.

Nuansa dari latihan gabungan pengobatan adalah anak tangga yang naik, materi yang makin dalam, dan perjalanan dari satu stasiun ke stasiun berikutnya tanpa menengok ke belakang. Kenapa begitu kejamnya (drama banget deh) karena kita semua secara komunal perlu mempersiapkan diri dengan serius, karena ada target – target yang ingin dicapai oleh Coach DZA di tahun ini. Salah satu target yang sudah jelas adalah terbentuknya jajaran pelath dalam waktu 6 bulan. Nah untuk mencapai target ini kita semua perlu berproses, apakah target tercapai, atau bahkan melebihi ekspektasi itu masalah hasil yang diluar domain manusia. Tapi kita akan berfokus pada memastikan proses yang dijalankan minimal mengarah ke target tadi.

Jika dalam tahun ini diadakan 10 latgab “biasa” dimana materi berulang karena menghormati mereka yang baru hadir maka sampai latgab kesepuluh dijamin akan berkutat pada hal yang sama. Nuansa yang ingin dihidupkan (bahkan dikobarkan) adalah menghargai mereka yang konsisten hadir dan berlatih. Sehingga pada latgab kesepuluh kita punya pribadi – pribadi hebat yang dapat membantu saudara – saudaranya yang “ketinggalan”.

Analoginya gini kak, biar lebih jelas bin ‘jentre’

Kita semua lagi mau menuju puncak gunung anggap aja gunung ciremai. Coach DZA saat ini adalah guide utama kita, salah satu dari hanya segelintir saja manusia di bumi yang mengetahui jalan menuju tujuan. Kita semua vardazha punya latar belakang yang beda – beda. Ada yang awam banget tentang mendaki gunung, ada yang sudah biasa, bahkan sudah ada yang mulai meniti jalur menuju puncak Gunung Ciremai. Posisi saat ini kita di pos pemberangkatan di kaki gunung dan Coach DZA mengajak semua untuk ikut menjadi bagian dari rombongan ekspedisi.

Latgab 11.02.2018 dan DDA Cikole masih di pos pertama, dimana kita diajarkan cara navigasi, cara mengikat tali, cara survival, dan yang terpenting cara untuk saling mempercayai teman dan bagaimana cara saling membantu saat nanti ada tebing yang curam. Coach DZA berpesan agar setiap vardazha yang mau ikut dirombongan untuk berlatih dengan serius karena perjalanan akan dimulai dan saat dimulai tidak akan berhenti sebelum mencapai puncak.

Nah, yuk kita bayangkan. Tentunya dari pos 1, 2, dan pos – pos berikutnya perjalanan ngga akan datar dong, namanya juga mendaki gunung. Perjalanan ngga akan mudah dong, kalau mau mudah jalan – jalan ke mall jangan ke gunung. Dalam perjalanan akan ada yang tergoda untuk berhenti, rasa saling percaya dan kesetiaan akan diuji, dan konflik akan terjadi. Akan banyak godaan yang mengalihkan dari fokus, dan yang pasti akan ada saudara kita yang akhirnya berhenti baik terpaksa maupun sukarela di pos – pos pendakian.

Kalau Coach DZA harus membantu dan menunggu setiap orang yang berhenti di pos apalagi yang sengaja berhenti lalu botram bahkan tiduran cantik.. tentunya bisa dipastikan perjalanan akan jadi super lama sementara kita punya target mengibarkan sang saka merah putih di puncak ciremai pada 17 agustus 2018 bukan di 12 Desember 2030. Bayangkan juga bagaimana perasaan vardazha yang sudah berlatih keras serius mempersiapkan diri dan harus menunggu sementara mereka yakin masih bisa melanjutkan.

DULU sih mungkin itu yang terjadi. Tidak mampu mengejar target UKT ya diluluskan saja dengan dalih bahwa kelulusan adalah hak asasi setiap insan di dunia. Tapi sekarang kan jamannya ” move in untuk move on ” kita move in menyadari bahwa praktek seperti itu tidak baik dan bukan sebuah keadilan, dan kemudian move on memperbaikinya di sistem yang baru. Kini kita perlu menyadari bahwa :

Tidak ada yang hina dengan berhenti di salah satu pos pendakian, selama kita sudah berusaha maksimal. Yakinlah bahwa rekan, teman, dan saudara kita akan membawa semangat perjuangan kita sampai puncak.

Yang hina itu kalau dari pos pemberangkatan merajuk minta digendong, digendongnya harus oleh Coach DZA, ngabisin perbekalan, dan mengeluh paling keras. Ketika ditinggal teriak didzalimi, nangis bombay ala India sambil selfie di instagram pakai hp orang lain.

Percayalah setelah Coach DZA berhasil membawa beberapa orang sampai di puncak, maka vardazha – vardazha ini akan turun dan membantu kita meniti pendakian. Karena mereka telah mengalami, telah bersaksi atas perjalanan ke puncak ciremai, dan mereka punya niat tulus agar lebih banyak vardazha menemukan jati dirinya di puncak. Dengan cara inilah para eksplorer dan jalur – jalur keilmuan Coach DZA akan terbentuk yang manfaatnya tentu akan dirasakan bersama.

Dari 1000 orang tentunya akan sangat baik jika seluruhnya mencapai puncak, jika pun tidak bisa 10 orang yang berhasil mencapai puncak jauh lebih baik dibandingkan tidak ada seorang pun yang berhasil.

Adalah sangat egois jika kita “kecewa” tidak dapat mencapai puncak, tidakkah kita sebagai vardazha mampu berempati bagaimana perasaan Coach DZA jika tidak ada satu orangpun yang berhasil ?

Kembali ke topik judul, DDA Cikole masih di tataran perjalanan awal yang masih bisa dikejar. Maka SIAPAPUN yang merasa terpanggil untuk mengikuti perjalanan ini dapat hadir termasuk mereka yang belum bisa hadir di latgab 11.02.2018. Coach DZA memanggil dirimu, bukan orang lain, maka luangkan waktu untuk move in memeriksa hati mengenai kesiapan kita. karena perjalanan ini bukan mengenai keinginan tapi mengenai proses dan komitmen.

Tentunya kakak bisa bergabung di pos manapun di pendakian ini, dan seperti hanya mereka yang datang ditengah proses, maka meluangkan usaha untuk beradaptasi dan mengejar kemajuan anggota rombongan yang lain merupakan sebuah konsekuensi logis.

Jadi, sampai jumpa di DDA Cikole ya kak !

3

(fakta) Defib & Dorphall Acceleration Merupakan Yang Pertama Dari Rangkaian Kegiatan Latihan Gabungan Pengobatan

Arahan Coach DZA sangatlah jelas : selama tahun 2018 minimal 1 kali latihan gabungan kesehatan setiap bulan di tempat beranomali magnetik dengan karakteristik energi pengobatan di sekitar Kota Bandung.  Jadi akan ada lagi kegiatan latgab pengobatan dan semuanya merupakan rangkaian dimana latihan satu mendasari latihan berikutnya.

Coach DZA ingin mengajak siapapun tanpa sekat pilar untuk dapat bergabung karena perjalanan ini merupakan proses pembinaan sepanjang tahun yang sangat sayang dilewatkan karena alasan remeh seperti perbedaan warna seragam. Bagi vardazha kesempatan ini merupakan wujud pengorbanan Coach DZA bagi kita disela seluruh aktifitasnya yang padat. Fakta bahwa program ini diluncurkan dan didukung langsung oleh Coach DZA menyiratkan pentingnya misi dibalik program ini.

Bagi pengurus tentunya tantangannya adalah bagaimana keilmuan ini dapat diakses secara luas menjangkau vardazha yang telah menyebar di berbagai belahan bumi. Oleh karena itulah pengurus Vallgara menetapkan strategi penggunaan teknologi informasi dan sosial media secara masif untuk mendekatkan Coach DZA pada kakak semua. Dalam waktu dekat, kita akan mulai melihat berbagai posting mengenai latihan yang dapat diikuti dan diduplikasi di kota masing – masing. Mohon dukungannya ya kak semoga pengurus tetap sehat dan bersemangat ^^!!

4

(fakta) Kelas Fokus Kesehatan : Vallgara Sagara Tanaga Akan Diluncurkan Saat Defib & Dorphall Acceleration Cikole

Vallgara Sagara Tanaga, ah… buat apalah dibangun sebuah pilar lagi sementara sudah ada pilar – pilar lain yang telah menjulang tinggi dan kokoh. Itu pemikiran yang muncul di kepala kami saat Coach DZA menyarankan pembentukan pilar Vallgara. Siapalah kami dengan pengetahuan strategi manusia 2,5% yang tidak memiliki pengetahuan apapun mengenai universe. Ok lets just do this and not think about the result.

Persiapan dimulai sejak November 2017 untuk mempersiapkan konsep, pendanaan, dan tim eksekutor. Diperlukan waktu tiga bulan sehingga artikel ini hadir dihadapan kakak semua sebagai bukti kesiapan dan komitmen lima orang pengurus membantu mendekatkan Coach DZA pada kakak semua.

Milestone pertama dalam perjalanan Vallgara adalah peluncuran program di Defib & Dorphall Acceleration Cikole 25 Februari 2018. Pada saat itulah 5 orang pengurus akan mengemban amanat yang nantinya akan kami pertanggung jawabkan. Mohon dukungannya ya kak !

5

(hoax) Peserta Defib & Dorphall Acceleration Otomatis Menjadi Anggota Vallgara

Tunggu, tunggu, tunggu….  Gosip peserta DDA otomatis menjadi anggota Vallgara nampaknya informasi yang tidak lengkap dan tidak benar. Ijinkan kami jelaskan  ya kak !

Pertama, salah satu standar vallgara dalam menerima anggota adalah kelengkapan data, artinya harus ada formulir yang diisi lengkap dan pernyataan kesediaan bergabung resmi yang pengurus terima. Jadi data yang sebatas nama dan nomor telepon belum masuk dalam kategori pendaftaran.

Pendaftaran kelas fokus kesehatan vallgara dilakukan menggunakan formulir online yang kakak bisa akses disini (klik)

Untuk mendaftarkan diri diperlukan kode unik yang akan diverifikasi oleh admin, satu kode unik untuk satu pendaftaran. Kode uniknya sendiri bisa disapatkan disini (klik)

Jika kakak sudah intip proses pendaftarannya biar kami tebak ide yang muncul :
“Weiss berbayar !!”
“Waduh 75.000 mahal bener !”
“Ini pasti kerjaan Kang Ash si tukang tagih iuran”

Tenang aja kak, semuanya betul kok. Pendaftaran Vallgara memang berbayar dengan paket pendaftaran Rp 75.000 dan ada keterlibatan Kak Ashari didalamnya. mantan ketua Pengurus Pusat LSBD Hikmatul Iman selama 7 tahun ini memang menekankan pada tata kelola keuangan yang terukur dan transparan, semata – mata karena dana yang cukup diperlukan untuk sebuah organisasi agar dapat berjalan dengan baik. nanti kita bahas tentang poin ini di artikel terpisah ya !

Kembali ke sub judul, karena 25 februari 2018 merupakan peresmian program kelas khusus kesehatan Vallgara maka di ada bonus yang disertakan dalam tiket Defib & Dorphall Acceleration Cikole yaitu :

  1. Presensi Kegiatan, total yang akan dibagikan : 200 pcs ini untuk membantu kakak mencatat kehadiran disetiap kegiatan latihan. Sebagai reminder juga penyemangat. Apakah harus digunakan ? tidak harus tapi kalau digunakan pasti akan seru dan suatu saat berguna. Apa boleh tidah mengambil kartu presensi ? sangat boleh, kami yakin katu presensi akan berguna bagi peserta yang lain. jadi sekianya tidak akan digunakan jangan dibuang ya kak, sayang masih bisa dimanfaatkan buat yang lain.
  2. Kode Unik Pendaftaran. Jika, hanya jika ya kak.. jika kakak berminat mendaftarkan diri menjadi anggota vallgara maka tinggal isi formulir online diatas, ngisinya bisa via hp lalu masukkan kode uniknya. Artinya pendaftaran jadi 100% gratis. Kalau kakak tidak berminat mendaftarkan diri sebagai anggota Vallgara tidak mengapa, kode seharga Rp 75.000 tidak perlu kaka gunakan, atau lebih menarik bisa kakak jual ke mereka yang ingin menjadi anggota vallgara, win – win solution banget kan kak !

Lalu uang tiket kegunaannya untuk apa ? walau pertanyaan ini tidak etis.. tapi hanya diantara kita saja ya kak.. Tiket kegiatan Rp 50.000 tentunya kita gunakan untuk booking Blok E yang merupakan blok terbesar di Cikole Jayagiri Resort, akomodasi Coach DZA, perlengkapan kegiatan, dan sisanya akan kita bukukan sebagai kas.

Jadi begitu kak, jadi tidak ada auto-vallgara ya. Kakak bisa hadir ke DDA Cikole dengan mengenakan atribut pilar manapun dengan penuh kehormatan, kakak pun dapat hadir di DDA Cikole menggunakan atribut netral non pilar dengan nyaman dan aman. Bagi kami ini adalah kegiatan komunitas dimana sudah seharusnya penuh kehangatan, keceriaan, dan tentunya semangat untuk bersinergi, berkolaborasi, dan berkoordinasi. Kehadiran kakak jauh lebih penting dibandingkan atribut apa yang kakak kenakan, tapi wajib, harus, musti pakai baju ya kak, soalnya cikole dingin !

Jadi itu 5 Hot Gossip Seputar DDA Cikole

Kakak akan sangat membantu kami mendekatkan keilmuan dari Coach DZA kepada vardazha yang lain dengan membagikan informasi ini. Mohon bantuannya ya kak !

Jika ada pertanyaan seputar DDA, sayang Heulang, maupun vallgara silakan kontak kami melalui halaman ini (klik)

 Ikuti info Vallgara via media sosial kita ya  !

Facebook
http://bit.ly/facebookvallgara

Telegram
http://bit.ly/vallgara

Bantu bagikan informasi ini ya kak, karena kakak baik dan amazing, always…