Teknik Dasar = Penting Banget !!

Sebelum bisa berlari, kita pasti belajar melangkah terlebih dahulu, sebelum melangkah tentunya kita belajar berdiri dan menjaga keseimbangan. Dapatkah kita berlari tanpa memiliki keseimbangan yang baik ?

Proses berlatih pun demikian, ada tangga – tangga materi yang perlu dilalui yang dalam prosesnya mempersiapkan peserta latihan baik secara fisik maupun mental. Melalui latihan maka akan datang kebijaksanaan, kebijaksanaan membawa kemajuan setiap hari, dan rasa sakit membawa perkembangan. Nilai ini yang harus selalu diingat dalam berlatih, lelah dan pegal adalah kekasih yang  sedang membisikkan kalimat mesra bahwa latihan kita sudah benar.

Sederhana Bukan Berarti Tidak Penting

Jika dicermati, materi latihan gabungan 11.02.2018 sebenarnya materi yang SANGAT DASAR. Terlihat sederhana namun menjadi pondasi bagi perkembangan materi berikutnya. Coach DZA nampaknya sedang dalam misi memperkuat dasar dan menyelaraskannya dengan “keinginan” universe, memberikan para murid pengetahuan penting dalam balutan kesederhanaan.

Hati – hati kak, kita harus cermat dan  jangan sampai tertipu !
Ada kode yang diberikan oleh Coach KDZA :

  1. Bahwa kita semua ada di stasiun pemberangkatan pertama dalam perjalanan panjang menuju pembentukan true haleva. Coach KDZA membuka peluang bagi semua untuk ikut serta, masuk ke gerbong – gerbong yang sudah disediakan.
  2. Ini akan menjadi proses saringan di stasiun mana kita akan turun. Apakah di stasiun berikutnya ataukah akan sampai di stasiun akhir ?

Sadarilah bahwa Coach DZA sedang menyaring murid manakah yang mau dan mampu mengikuti perkembangan materi pengobatan. Sebagai seorang vardaza semua bergantung pada seberapa besar komitmen kita mengubah niat dan ucapan menjadi aksi nyata berlatih dan menerapi. Disisi lain vardaza juga diharapkan memiliki kedewasaan dan berbesar hati jika ia harus tinggal sementara vardaza lain meneruskan perjalanan.

Jadi, sederhana bukanlah tidak penting. Sebaliknya kesederhanaan yang ditampilkan adalah ujian yang sangat penting.

1 + 3 Materi Esensial Dahsyat Dari Coach DZA

Teknik Nafas

Teknik nafas dasar : perut, dada, dan diafragma seringkali dianggap materi yang “mudah” dan sepele. PADAHAL konsep energi dari dalam tubuh bertumpu pada teknik nafas yang benar.

Kebanyakan vardaza terjebak pada bentukan jurus dan “ilusi” penguatan energi oleh Coach DZA. Sering kali kita menemukan pertanyaan :
” Tadi latgab jurus barunya apa ”
” Tadi transfer berapa gradz ”
Maaf ya kak… tapi pertanyaan seperti ini sebenarnya wajar tapi hanya mengantar vardaza pada tataran wacana, sensasi merasa “lebih” karena mengetahui gerakan baru dan level energi yang lebih besar.

Gerakan / pola gerakan (jurus) akan bermakna saat fokus hadir dan teknik nafas yang diterapkan benar dan konsisten. Saat dua inti ini bertemu maka barulah kita dapat merasakan latihan yang sebenarnya. tanpa teknik nfas yang benar maka yang kita lakukan adalah gerakan fisik biasa layaknya senam.

Coba dicermati deh kak, apa sih dua warisan / legacy dari Hikmatul Iman yang sampai saat ini masih terus disarankan untuk dilatih oleh Coach DZA ?

Saat jurus angin, air, bumi, dan nyaris semua jurus tidak lagi disarankan untuk dilatih karena tidak lagi selaras dengan universe, dua hal yang terus disarankan untuk dilatih adalah teknik nafas dasar dan kepekaan. Dua batu pondasai dasar yang pastinya sangat penting.

Teknik Deteksi

Teknik deteksi yang disampaikan pada latgab 11.02.2018 bertumpu pada konsep kepekaan. Untuk mengakselerasinya digunakan alat bantu plat Cu – Zn.

Latihan yang dilakukan intinya merasakan kepadatan energi di kedua telapak tangan kemudian membiarkan energi tersebut menuntun deteksi. Untuk dapat melatih dengan efektif, kakak bisa mulai dengan saran panduan berikut :

  1. Duduk rileks bersila, mulai dengan mengatur nafas perut dan menghadirkan fokus. Telapak tangan diposisikan menghadap keatas, awalnya punggung tangan ditempelkan diatas paha.
  2. Fokus pada merasakan sensasi di telapak tangan, kakak akan merasakan banyak sensasi mulai dari sensasi hangat, kesemutan, lecutan listrik, kepadatan, pergerakan, dll. dari semua sensasi tersebut, pilihlah sensasi kepadatan, di telapak tangan akan terasa ada bola kenyal yang memiliki berat. Angkat telapak tangan dari paha sehingga posisi telapak tangan mengambang dan menghadap keatas.
  3. Terus fokus pada kepadatan dan kakak akan merasakan energi makin berkumpul, makin padat, dan makin berat.
  4. Nikmati dan ulangi terus sehingga kakak dapat merasakan sensasi yang sama dengan makin mudah.

Setelah terbiasa dengan latihan diatas, maka langkah berikutnya adalah mulai melatih deteksi. Pola latihan yang disarankan memerlukan rekan yang berperan sebagai pasien:

  1. Tenangkan pikiran, niatkan untuk melatih deteksi. Percayalah bahwa energi akan menuntun proses deteksi.
  2. Letakkan telapak tangan kiri di ulu hati sementara tangan kanan merasakan kepadatan energi seperti pada sesi latihan pertama.
  3. Arahkan telapak tangan kanan ke pasien, beri jarak sekitar satu jengkal dari tubuh pasien dan biarkan energi menuntun. Telapak kanan kakak akan mulai bergerak dan akan berhenti di titik tertentu. Pada titik itulah tubuh pasien perlu energi.
  4. Tempelkan telapak kanan di titik tersebut dan niatkan energi masuk ke tubuh pasien. Rasakan kembali kepadatan di telapak tangan kemudian masukkan kembali ke tubuh pasien, lakukan berulang hingga titik tersebut terasa penuh.

Jika menggunakan lempeng cu-zn, lempeng cu ditempatkan di telapak kiri dan zn di telapak kanan. Jika kakak menerapi menggunakan tangan kiri, maka posisi lempeng dibalik, patokannya : cu selalu berada di ulu hati.

Penguatan Energi

Penguatan energi dilatih dengan melakukan fase pertama dari latihan deteksi, admin copaskan ya …

  1. Duduk rileks bersila, mulai dengan mengatur nafas perut dan menghadirkan fokus. Telapak tangan diposisikan menghadap keatas, awalnya punggung tangan ditempelkan diatas paha.
  2. Fokus pada merasakan sensasi di telapak tangan, kakak akan merasakan banyak sensasi mulai dari sensasi hangat, kesemutan, lecutan listrik, kepadatan, pergerakan, dll. dari semua sensasi tersebut, pilihlah sensasi kepadatan, di telapak tangan akan terasa ada bola kenyal yang memiliki berat. Angkat telapak tangan dari paha sehingga posisi telapak tangan mengambang dan menghadap keatas.
  3. Terus fokus pada kepadatan dan kakak akan merasakan energi makin berkumpul, makin padat, dan makin berat.
  4. Nikmati dan ulangi terus sehingga kakak dapat merasakan sensasi yang sama dengan makin mudah.

Jika menggunakan lempeng cu-zn, lempeng cu ditempatkan di telapak kiri dan zn di telapak kanan. Jika kakak menerapi menggunakan tangan kiri, maka posisi lempeng dibalik, patokannya : cu selalu berada di ulu hati.

Melalui proses ini, energi dua gradz (2G) yang dibantu transferkan coach DZA secara perlahan akan membentuk sinkronisasi yang kuat dengan tubuh kita.

Kak,.. ini rahasia ya.
Sebenarnya pertanyaan yang terpenting adalah bukan 2G, 4G, atau 5G, namun berapa persen dari 2G bahkan dari 0,5G yang bisa digunakan oleh seorang haleva. Mendapatkan 2G relatif mudah, kita hanya perlu hadir saat latgab, tapi mampu menggunakan 20% dari 2G merupakan kerja keras yang memerlukan komitmen dalam berlatih secara konsisten.

Jadi, lain kali saat kakak bertemu haleva lainnya, tanyakan pertanyaan yang lebih bermakna : bagaimana proses latihanmu, dan berapa banyak pasien yang telah kamu bantu.

Pertanyaannya “jleb” sih,.. tapi ya memang seharusnya begitu.

Teknik Grounding

Teknik grounding merupakan teknik terakhir yang disampaikan pada latgab 11.02,2018. Arti tersiratnya ya.. proses deteksi dan penguatan harus kita biasakan sebelum melatih teknik grounding.

Grounding yang dimaksud adalah proses menetralisir energi yang tidak baik / anasir dalam kasus yang ditangani. Karena dalam perjalanan sebagai haleva tentunya kita akan bertemu dengan kasus metafisika di suatu titik.

Jika menggunakan alat bantu cu – zn, maka lempeng cu ditempelkan ke tanah, jika dalam ruangan disarankan ambil posisi penempelan dekat rusuk beton bangunan tersebut karena dapat menghantarkan energi lebih baik.

Sementara lempeng Zn ditempelkan di telapak tangan yang digunakan untuk menerapi. Tangan ini diposisikan pada titik energi anasir ( yang telah dideteksi sebelumnya menggunakan teknik deteksi). Atau tempelkan telapak (dan lempeng Zn) di perut / kepala pasien.

Untuk proses groundingnya sederhana kak :

  1. Disarankan perkuat dahulu energi menggunakan teknik penguatan
  2. Posisikan tangan dan lempeng cu -zn
  3. Niatkan untuk grounding

Energi anasir akan terkirim kembali pada pengirim dan yang minta bantuan untuk mengirimnya. Lakukan hingga energi pasien terasa kembali normal.

Semudah itu kah ?

Teori yang disampaikan Coach DZA seperti disampaikan diatas, tentunya saat aplikasi dilapangan kita akan menemukan trik dan tantangan yang seru. nampaknya inilah yang diinginkan oleh Coach DZA agar para vardaza mengaplikan terlebih dahulu sehingga diskusi yang dibangun pada kesempatan latgab berikutnya merupakan diskusi yang bermakna karena berasal dari pertanyaan nyata yang dihadapi.

Belum percaya diri ?
Dijamin saat memulai tidak akan pernah siap dan tidak akan pernah percaya diri kak ! karena kepercayaan diri adalah bibit yang tumbuh seiring bertambahnya pengalaman aplikasi. Jika kakak kurang pede silakan cek apakah kakak bau badan (eh, becanda kak ), saat kurang pede ingat bahwa haleva terbaikpun awalnya tidak pede tapi dia terus maju meningkatkan kompetensinya. Jasi kakak sudah ada di jalur yang tepat.

Itulah 1 + 3 teknik esensial pengobatan yang Coach DZA ajarkan di latgab 11.02.2018 silakan dilatih ya kak, ingat bahwa materi – materi ini sangat penting walaupun dibalut dengan kesederhanaan.

Sampai jumpa di event latihan bertema kesehatan selanjutnya ya kak, semoga kakan diberikan kemudahan untuk melangkah, hadir, dan optimal di kegiatan kita.

  1.  25 Februari 2018 : Defib Energy Healing di Cikole Jayagiri Resort mulai pukul 13.00. HTMnya Rp 50.000, peta lokasinya disini https://goo.gl/maps/VfyecK2u8sC2
  2. 1 April 2018, Sayang Heulang, Pameungpeuk Garut kita mulai pukul 05.00. HTMnya Rp 125.000, info nya nanti kita buatkan artikel khususnya ya.

 Ikuti info Vallgara via media sosial kita ya kak !

Facebook
http://bit.ly/facebookvallgara

Telegram
http://bit.ly/vallgara

Bagikan informasi ini ya kak, karena kakak baik dan amazing, always…