0853-2026-9353 (wa) OlahNafas, KelasKesehatan, HikmatulIman, DickyZainalArifin, KelasKesehatan, PengobatanAlternatif, PengobatanAsamUrat, PengobatanDiabetes

INI DIA ! 5 Pola Latihan Yang Diajarkan Coach DZA di Sayang Heulang

Setiap latihan gabungan tentunya memiliki keunikannya masing – masing, namun tentunya selalu ada benang merah dari seluruh event gathering latihan, salah satunya adalah amanah untuk melatih kembali materi di kota masing -masing.

Dalam semangat mendekatkan keilmuan pada seluruh vardazha, maka artikel ini didedikasikan khusus mengenai pola latihan A sampai Z yang di latih di Pantai Sayang Heulang Garut dengan harapan kakak semua dapat lebih yakin dalam melatihnya kembali.

Spread the news !

Dengan membagikan artikel ini maka kakak sangat membantu tugas kita bersama untuk menyebarkan manfaat ke sebanyak mungkin vardazha.

Sebelum Mulai…

Kita perlu ingat bahwa latihan yang terbaik bukanlah dilandaskan pada dimana atau kapan kita berlatih. Kosongkan pikiran kita dari tempat terbaik dan waktu terbaik untuk berlatih.

Latihan terbaik adalah latihan yang tidak hanya diniatkan tetapi juga dilakukan.

Dengan semangat ini maka bisa jadi kakak belum berkesempatan berlatih di pantai.. yah di modif aja kak. Beberapa gerakan bisa dilakukan di kolam renang, atau bahkan di darat. Tidak dapat bersentuhan langsung dengan tanah ? bukan masalah. Mari berlatih dengan apapun kondisi dan fasilitas yang ada.

Mari kita berdoa dengan usaha dan aksi kita. Mari kita buktkan bahwa kita adalah vardazha yang ulet dan konsisten berlatih sehingga tentunya zagatha zanuura (semesta) akan merespon jauh lebih baik dibandingkan mereka yang hanya berandai – andai.

Latihan Pengondisian

05.15 – 06.00
Pelatih : Kak Wowon dan Kak Mohamad Ashari

Latihan pengondisian merupakan sesi latihan yang bertujuan menyiapkan peserta untuk materi inti. Latihan ini membantu peserta perlu “hadir” di sesi latihan dan merupakan prosesi instruktur meminta ijin dan kerelaan pada setiap peserta latihan untuk mulai membimbing karena proses latihan merupakan kerjasama antara pelatih dan peserta latihan.

MATERI

  1. Peregangan sederhana dengan tujuan melemaskan persendian setelah perjalanan jauh menuju lokasi sekaligus melancarkan peredaran darah.
  2. Dalam posisi berdiri/duduk, tanpa pengaturan nafas khusus peserta diminta menarik nafas dalam dan menghembuskan nafas hingga habis. Peserta diajak untuk merasakan ketenangan yang makin dalam pada setiap hembusan nafas, otot yang makin rileks, dan sensasi energi yang mulai terbangun.

    Rasakan seluruh sensasi yang ada baik kepadatan, listrik, hembusan angin, terpaan sinar bulan, juga gelombang dari pergerakan ombak.

    Hanyutkan dan hilangkan tubuh kita, fokus pada menikmati sensasi kelimpahan energi

  3. Dengan fokus yang sama, ubah nafas ke nafas perut. Rasakan perbedaan dan energi yang mulai menguat dan memadat di seluruh tubuh
  4. Posisikan telapak tangan terbuka keatas dengan siku membentuk sudut sekitar 90 derajat. Rasakan sensasi kepadatan di telapak tangan. “Bermain – main”lah dengan sensasi ini.  Jika belum terasa, tetap tenang karena setiap tubuh berbeda, bayangkan (visualisasi) sedang memegang bola energi, atau mulai dari yang sederhana yaitu merasakan gesekan udara di sela-sela jari tangan.
  5. Gerakan dasar : Saat penarikan nafas buka telapak tangan (posisi no 4) kemudian saat membuang nafas hadapkan telapak tangan kebawah, rasakan kepadatan dan tolakan dari bumi. Lakukan dengan tenang dan berulang dengan tetap fokus disetiap pergantian gerakan. Sensasi kepadatan akan menguat dengan cepat sehingga kakak merasakan mendorong balon besar saat mendorong ke bawah.
  6. TIPS : Saat pergantian dari buang nafas ke tarik nafas berikutnya seluruh sensasi harus tetap terasa sehingga nafas yang satu ke nafas berikutnya energi akan terus menguat.
  7. Saat energi telah terasa nyata padat dan tolakannya, maka saat membuang nafas kuda kuda bergerak merendah. saat tarik nafas posisi kaki kembali berdiri seperti biasa. Seberapa rendah kuda – kuda ? hingga kakak merasakan sensasi tekanan di ulu hati saat kuda – kuda sebagai tanda bahwa posisi sudah ‘pas’.
  8. Teruskan gerakan “sederhana” penuh kedalaman ini, fokus menikmati sensasi, maka kakak secara bertahap akan mulai tuning dengan pergerakan energi di alam.

    Pada 1 April 2018 bulan masih pada fase purnama, pagi hari saat fajar terbit saat sinar pertama mulai menyentuh air laut, dan tentunya gelombang yang konstan dari laut yang merupakan elektrolit alami membuat sensasi tuning di sayang heulang menarik dan kuat sehingga memudahkan bagi para pemula.

  9. Gerakan selanjutnya adalah mempertahankan fokus pada sensasi dan menikmati kelimpahan energi. Gerakan tangan saat menarik nafas tetap sama namun saat membuang nafas telapak dihadapkan kearah depan. Telapak tangan akan merasakan tekanan energi dari depan.
  10. Pola latihan terakhir adalah menggabungkan kedua gerakan yang telah dilatih. pada buang nafas pertama tangan dihadapkan ke bumi, buang nafas kedua tangan dihadapkan kedepan. Pertahankan fokus sensasi pada setiap perubahan nafas dan gerak, perhalus gerakan sehingga seluruh gerakan menjadi gerakan yang mulus dan tidak patah – patah. Kemudian ubah nafas menjadi nafas dada. Saat jeda istirahat posisikan tangan disamping badan dengan terus merasakan sensasi kepadatan di kedua belah telapak tangan.
  11. Latihan pengondisian selesai

Latihan Inti

oleh Coach Dicky Zainal Arifin

  1. Latihan inti dimulai dengan mengubah posisi barisan dari bibir pantai masuk ke air, bentang pantai sayang heulang dengan pantai yang landai dengan ombak yang relatif tenang sangat memudahkan peserta.
  2. Posisi 1: Menggunakan lempeng Cu dan Zn posisikan kedua telapak tangan menempel ke tanah. Khusus di dalam air laut (elektrolit) Cu dan Zn dapat ditukar – tukar posisinya. Dari posisi berdiri, buka kuda kuda lebar, bungkukkan badan, kemudian tempelkan telapak tangan di dasar. Posisi lutut tetap lurus, jika sulit maka perlebar kuda – kuda. Gunakan nafas diafragma, saat pembuangan nafas penyaluran energi ke seluruh tubuh.
  3. Posisi 2 : Posisi pushup terbalik dengan posisi badan lurus. Nafas diafragma, saat membuang nafas kejangkan seluruh tubuh. Jika ada, Cu – Zn diposisikan antara telapak tangan dan lantai.
  4. Posisi 3 : Duduk bersila di dalam air, tangan disamping badan, telapak tangan menempel di dasar (gunakan Cu – Zn jika ada). Gunakan nafas perut rasakan hawa panas di perut sambil “menerima” kelimpahan energi. Membiarkan elektrolit air laut membantu akselerasi.
  5. Posisi 4 : Sesi kolaborasi, Peserta berdiri membentuk barisan, telapak tangan menempel pada punggung rekan latihan didepannya. Posisi kaki membentuk kuda – kuda dengan kaki kiri didepan dan kaki kanan lurus ke belakang.Variasi 1 : Nafas diafragma rasakan hawa panas di uluhati, saat buang nafas kejangkan seluruh tubuh.

    Variasi 2 : Setelah variasi 1 dilanjutkan dengan mengubah nafas menjadi nafas dada, rasakan hawa panas di dada, dan salurkan hawa panas ke telapak tangan (ke punggung rekan latihan) saat membuang nafas.

  6. Posisi 5 : “Blending” posisi berdiri dengan kedua telpak tangan terbuka disamping tubuh, gunakan nafas perut. Pikiran dan perasaan fokus merasakan hawa panas di perut. Ikuti pergerakan gelombang laur dan rasakan gelombang energi.
  7. Posisi 6 : Posisi menghadap kearah datangnya ombak, gunakan posisi yang sama dengan posisi 5. Posisi telapak dihadapkan sejajar dengan arah datangnya ombak (tidak menempel pada punggung rekan), kuda – kuda lebih rendah hingga tangan nyaris sejajar dengan air. Gunakan nafas dada, saat ombak datang gunakan untuk memicu akselerasi dengan menghentakkan / memukulkan telapak tangan (posisi telapak terbuka) pada ombak.
  8. Posisi 7 : Merupakan posisi terakhir yang merupakan penguatan kaki. Saat ombak datang, tendangkan kaki kearah ombak dengan catatan : kaki dikejangkan maksimal saat menendang dan arah gerakan kaki mengayun dari bawah keatas (seperti menendang bola)

Sampaikan berita ini pada vardazha lainnya ya kak !
Gabung juga di grup telegram, dengan satu klik ditautan berikut :

http://bit.ly/grupvallgara

Album lengkap kegiatan latihan ini diposting di halaman facebook

http://bit.ly/facebookvallgara