Setelah 16 Tahun Penantian …

7 Februari 2002 kisah Rangga dan Cinta yang diakhiri janji penantian satu purnama dirilis dalam tajuk Ada Apa Dengan Cinta (AADC), kini 16 tahun kemudian sebuah kisah kembali terungkap, kali ini DDAC : Defib & Dorphall Acceleration di 25 Februari 2018

Dari DEH turun ke DDAC

Event Cikole awalnya bertajuk Defib Energy Healing, satu minggu sebelum pelaksanaan DDAC Coach DZA menyarankan agar tajuk kegiatan disesuaikan menjadi Defib & Dorphall Acceleration. Penyesuaian ini untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan dari kegiatan yaitu bahwa event yang terbuka bagi umum dan multi pilar ini akan memanfaatkan tidak hanya satu, melainkan dua media akselerasi yaitu frekuensi defib yang direkayasa khusus untuk mulai dipergunakan pertama kalinya di event  ini, dan pemanfaatan dorphall cikole yang berkarakteristik energi pengobatan.

Penyesuaian juga dilakukan untuk mengikis kesan terapis sebagai “healer” / penyembuh seperti disampaikan pada latgab 11.02,2018 bahwa terapis bukanlah seorang yang menyembuhkan.

Penyelarasan juga dilakukan untuk membangun benang merah, nuansa yang sama dengan kegiatan – kegiatan yang akan digelar pada bulan – bulan berikutnya. Seperti kita ketahui setelah latihan di Sayang Heulang  ( 1 April 2018 ) akan ada Dorphall Body Acceleration 2 di Selecta Malang di bulan agustus. Kegiatan latihan di april – juli 2018 pun dalam tahap koordinasi dan tentunya akan membawa nuansa yang sama : latihan dengan memanfaatkan karakteristik akselerasi yang disediakan oleh alam, sinergi dengan universe, dan tentunya pola latihan yang mengedepankan kerjasama dan kolaborasi.

Kulari ke hutan kemudian menyanyiku. Kulari ke pantai kemudian teriakku. Sepi, sepi dan sendiri. Aku benci

Yes ! kita akan lari ke hutan (Cikole) juga ke pantai (Sayang Heulang). TAPI tentunya tidak akan menyanyi “ku” tapi akan mengumandangkan “kita” dan pastinya kita tidak akan sendiri karena setiap kegiatan kelas fokus kesehatan : Vallgara Sagara Tanaga yang dibimbing langsung Coach DZA akan terbuka untuk umum dan bernuansa multi pilar.

Hadirlah di kegiatan – kegiatan kita dengan mengenakan atribut terbaik masing masing pilar dengan penuh kehormatan dan rasa penghormatan bagi pilar lainnya. Hadirlah dengan kepercayaan diri walaupun belum atau memutuskan untuk tidak tergabung di pilar manapun. Karena kegiatan kita akan penuh kehangatan dan persahabatan, jauh dari sepi dan benci.

Wakil ketua vallgara : Kak Ambar selalu mengingatkan untuk melihat celana dan jangan melihat baju. ( wah kak ambar bahaya juga nih… ). Maksudnya, selama kita masih mengenakan celana latihan yang sama maka kita bersaudara dari dulu seperti itu dan kini pun harus seperti itu.

Cinta Segitiga

Berlatih di anomali magnetik mulai menjadi trending topik di komunitas Coach DZA setidaknya sejak 2014. Kita mencatat Gn Shadu, Gn Padrang, Pelabuhan Ratu, Ratu Boko, Parang Kusumo, Uluwatu Bali, Selecta Malang, Puncak Pass Bogor dan masih banyak titik lainnya yang memberikan sinyal untuk “dikunjungi”.

Frekuensi defib dikembangkan untuk kepentingan terapi dan akselerasi latihan telah lama diperkenalkan dalam lingkup terbatas. Walau belum pernah digunakan dalam skala besar, salah satu varian yang disebarluaskan adalah frekuensi subliminer yang disamarkan dalam bentuk mp4 opening theme OST Naruto dengan pesan peningkat motivasi latihan.

Tiap Dorphall memiliki karakteristik, salah satu karakteristik yang ada adalah penghubung terhadap universe. Hal ini diungkapkan oleh Coach DZA berkenaan dengan dorphall puncak pass, selecta, dan lembang. Itulah mengapa event Profiling Universe diadakan di tempat – tempat spesifik tersebut.

Seperti halnya penggalan bait terakhir puisi Kak Cinta : ” Ah…ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih. Kenapa tak goyangkan saja loncengnya biar terdera ” Nampaknya ada jaring yang menghubungkan antara Dorphal Cikole yang berkarakteristik pengobatan, Frekuensi Defib, dan Dorphal Lembang dengan karakteristik universe yang masih dalam radius 5 kilometer dari posisi latihan, Ketiganya bertemu di DDA Cikole 25 Februari 2018.

Cinta Segitiga

Di AADC, Rangga berjanji akan kembali dalam satu purnama. Namun Rangga baru kembali setelah ratusan purnama berlalu. Selama waktu itu, Cinta menunggu tanpa kepastian, sampai memutuskan memerangi rasa rindu yang terus merayap di hatinya dengan membenci Rangga.

Tapi kisah di DDAC punya plot yang berbeda. Tidak perlu menunggu satu purnama karena tanggal 25 Februari 2018 hanya beberapa hari lagi saja di jelang. Jika kakak merasakan kekecewaan belum dapat hadir di latgab 11.02.2018, Kami tulus mendoakan agar kakak dimudahkan langkahnya dan diringankan hatinya untuk bisa hadir di DDAC.

Kegiatan Maret/April sudah dijadwalkan di Sayang Heulang Pameungpeuk Garut, sementara bulan Mei ditargetkan di lokasi anomali magnetik yang berbeda di sekitar Kota Bandung. Artinya untuk event DDA setidaknya harus menunggu empat purnama sebelum kembali ke Cikole.

Tidak semua cerita cinta segitiga berakhir dengan kebencian, setidaknya tidak pada kasus DDAC 2018. Jadi, Kak rangga, Kak Cinta, Kak Dilan, Kak Milea, Kak Kealamauloa, juga semua kakak lain yang masuk ke mobil kijang silakan hadir ya..

Terakhir banget, ikuti info Vallgara via media sosial kita ya  !

Facebook
http://bit.ly/facebookvallgara

Telegram
http://bit.ly/vallgara

Bantu bagikan informasi ini ya kak, karena kakak baik dan amazing, always…